MAKALAH BAHASA INDONESIA
JALAN MENGGAPAI KESUKSESAN
Diajukan
sebagai tugas harian mata pelajaran Bahasa Indonesia

Disusun oleh :
Chairunnisa
Fizki Arditia Kusuma
Linda Sari
Raza Samsyudin
Taufik Akbar
(XII IPS 2)
SMA NEGERI 1
DRAMAGA
Jalan Raya Dramaga Km. 7 Telp. (0251) 8628158.
| Kab. Bogor 1680
2013
KATA
PENGANTAR
Puja dan puji syukur kami panjatkan
kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rahmatnya kami diberi kesempatan
untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada
segala pihak yang terlibat dalam pembuatan makalah ini. Kami menyadari bahwasanya dalam penulisan makalah ini
masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan
kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Semoga dengan dibuatnya
makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
……………………………………………………………….………..(i) /
DAFTAR ISI
………………………………………………………………………………......(i) /
BAB I “Pendahuluan”
Latar Belakang ………..…………………………………………………………..…….…(1)
Masalah ....………………………………………………………………..………..……....(1)
Tujuan ..…………………………………………….…….………..………………..….…..(1)
.
BAB II “Pembahasan”
Pengertian Sukses
……………………………………………………………..……..(2)
Kegagalan Dan Penyebabnya …………………………………………………………....(2)
Kunci Sukses …………..…………………………………………………….……...……..(4) /
BAB III “Penutup”
Kesimpulan
………………………………………………………………………………..(6) /
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………..……
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Setiap
orang memiliki hak yang sama untuk sukses. Dan setiap orang berhak
mendefinisikan menurut versinya sendiri. Tapi yang menjadi pertanyaan, apakan
setiap orang akan sukses? Apakah setiap orang tidak akan mengalami kegagalan? Ya,
memang semua berhak untuk sukses, tapi jangan lupakan dimana ada hak disana ada
kewajiban. Oleh karena itu semua orang belum tentu sukses, apalagi tidak
mengalami kegagalan. Dalam makalah ini penulis akan membahas hal seputar kunci
sukses. Semoga dengan dibuatnya makalah ini kita semua dapat mencapai
kesuksesan bersama pada waktunya.
B. Masalah
1.
Apakah
setiap orang akan sukses?
2.
Bagaimana
cara menuju kesuksesan?
3.
Apa
penyebab seseorang mengalami kegagalan?
C. Tujuan
1.
Menjelaskan
pengertian sukses.
2.
Menjelaskan
tips menuju kesuksesan.
3.
Menjelaskan
tips menghindari kegagalan.
4.
Sebagai
tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII IPS 2.
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Sukses
Pengertian sukses menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah: berhasil, beruntung. Sedang menurut
ensiklopedia bebas Wikipedia, sukses didefinisikan sebagai suatu kehormatan
atau prestise yang dikaitkan dengan pencapaian suatu kedudukan seseorang dalam
status sosialnya. Ada macam-macam pengertian sukses yang bisa kita pelajari
dari setiap orang. Berikut beberapa pengertian sukses menurut para ahli :
1.
Monique Peltz “sukses bagi saya berarti
menciptakan dan menjaga keseimbangan dalam hidup saya”.
2.
Newman How “Bagi saya, sukses berarti bekerja menuju impian saya. Selama saya
terus bergerak ke arah yang benar Aku merasa sukses ”.
3.
John Maxwell “first of all, success is knowing our purpose in life”.
4.
Jim Rohn “Sukses adalah melakukan hal yang biasa tapi menghasilkan sesuatu
yang luar biasa”.
5.
Zig Ziglar “Sukses berarti melakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan
dengan apa yang kita miliki. Sukses adalah proses, bukan mendapatkan sesuatu
yang diinginkan, saat kita mencoba sesuatu, bukan pula kemenangan besar.Sukses
adalah standar pribadi, meraih yang tertinggi yang ada di dalam kita, menjadi
sesuatu yang dapat kita capai”.
Masih
banyak lagi pengertian sukses yang bisa kita temukan. Tapi apapun pengertiannya
yang pasti sukses adalah hak setiap insan. Setiap orang punya hak yang sama untuk sukses. Dan setiap orang berhak
mendefinisikan sukses menurut versinya sendiri.
B. Kegagalan dan Penyebabnya
Banyak
orang yang dihantui oleh rasa takut gagal. Sering pula orang merasa trauma
dengan kegagalan sehingga membuat mereka
benar-benar gagal. Menurut Napholen Hills dalam bukunya “Think a Grow Rich”,
sikap takut gagal itu sangat keliru. “Tak ada orang sukses yang tidak mengalami
kegagalan terlebih dahulu” ucapnya. Contohnya Thomas Alva Edison, penemu
terbesar dalam sejarah dengan 1.000 penemuannya. Ia gagal 10.000 kali membuat
bola lampu sebelum akhirnya menemukan formula yang tepat.
Einstein
pernah tinggal kelas dan tidak lulus ujian sekolah sebelum menjadi ahli fisika.
Begitu juga dengan Abraham Lincoln yang sering disebut-sebut sebagai “jawara
gagal”, ia gagal berbisnis dalam usia 21 tahun. Kegagalannya berlanjut saat
pemilihan wakil presiden dan senat. Ternyata akhirnya Lincoln terpilih sebagai
Presiden Amerika Serikat dalam usia 52 tahun. Ia termasuk presiden Amerika yang
paling dihormati karena jasa-jasanya.
Sudah
terbukti bahwasanya kegagalah hanyalah menjadi kesuksesan yang tertunda. Oleh
karena itu jangan pernah merasa takut dengan kegagalan atau kesalahan.
Jadikanlah hal itu sebagai cambukan yang dapat memotivasi, agar dapat bekerja
dan berusaha lebih baik lagi.
Napoleon
Hills berpendapat, resiko kegagalan dapat ditekan jika kita bisa mengenali
penyebab kegagalan tersebut.
1.
Tidak
memiliki tujuan hidup yang jelas
Setiap
manusia hidup harus memiliki tujuan. Jika hidup kita kesatu arah tertentu, maka
persiapkanlah diri untuk menuju arah itu. Kalau tujuan hidup kita tidak jelas,
kita semakin dekat dengan kegagalan. Bagaimana mungkin kita bisa mencapai suatu
tujuan jika alamatnya saja tidak kita ketahui dan tidak berusaha untuk mencari
tahu?
2.
Kurang
berambisi
Ambisi
penting untuk menambah semangat kita untuk mencapai tujuan hidup. Apabila kita
kurang berambisi, maka jalan mencapai tujuan pun tersendat-sendat. Karena tidak
adanya motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan. Jika berjalan terlalu lambat,
kita pasti menemukan kegagalan.
3.
Pendidikan
tidak memadai
Di
era teknologi ini, sulit meraih sukses tanpa adanya bekal pendidikan yang
memadai. pendidikan dapat mengasah intelegensia dan intelektual, dan ia bisa
mencegah datangnya kegagalan sehingga dapat mengundang kesuksesan.
4.
Sikap
mental negatif
Selama
kita selalu curiga dan iri hati dengan kesuksesan orang lain, jangan harap kita
dapat meraih kesuksesan yang kita idam-idamkan. Sikap negatif akan merusak
mental dan menggiring kepada kegagalan. Jadi kita harus berpikir positif
tentang diri kita dan orang lain.
5.
Kurang
percaya diri
Rasa
percaya diri membantu kita mencapai tujuan. Jika tidak percaya diri, maka kita
akan selalu ragu dalam melakukan apapun, walaupun sesungguhnya kita mampu. Rasa
percaya diri yang pas akan membantu menghilangkan segala hambatan untuk meraih
keberhasilan.
6.
Terlalu
berhati-hati
Banyak
keberhasilan bisa diraih dengan modal nekad. Kadang terlalu banyak pertimbangan
dan berhati-hati malah membuat seseorang tertinggal dan gagal. Orang sidah
sampai di garis finish, tapi kita baru berancang-ancang, yang mengakibatkan
ketertinggalan.
Adapaun
beberapa penyebab kegagalan menurut sumber yang berbeda :
1.
Tidak
mengatur prioritas
2.
Suka
menunda pekerjaan
3.
Selalu
menghindari resiko
4.
Terlalu
takut gagal
5.
Malas
membangun jaringan
C. Kunci Sukses
Setiap orang punya kunci
sukses yang berbeda. Karena sukses bersifat personal maka kunci sukses
masing-masing orang hendaklah dibuat oleh orang tersebut dengan menggali
potensi yang ada dalam dirinya. Tidak ada satu pun manusia yang sama persis
dengan manusia lain. Masing-masing punya ke-khas-an dan ke-khusus-an
tersendiri. Luar biasa Sang Pemilik Kehidupan yang sudah menciptakan begitu
banyak manusia tanpa ada yang sama persis.
Jadi
setiap orang harus membuat kunci suksesnya sendiri jangan pakai kunci sukses
orang lain. Dan yang membukanya pun harus sendiri [bukan] orang lain. Orang
lain hanyalah alat bantu, sukses kita ditentukan oleh kita sendiri. Kata Jim
Rohn “you can’t hire someone else to do your push up for you”. Kunci sukses
orang lain bisa kita pakai untuk menginspirasi dan memotivasi kita dalam
mengeksplor potensi luar biasa yang dianugrahkan Sang Pemilik Hidup kepada
kita. Berikut beberapa kunci sukses para tokoh kita :
1. Chairul Tanjung “kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas
melakukan. Yakin pasti akan berhasil”.
2. K.H. Abdullah Gymnastiar “Jika Allah menolong kamu maka tak ada orang yang dapat mengalahkan
kamu”.
3. Bob Sadino “tidak mudah menyerah dan jangan takut gagal”.
4. Mario Teguh “niteni (memperhatikan), niro’ke (menirukan), nambahi (menambahkan)”.
5. Adam Khoo “keyakinan yang salah, tujuan yang mantap, alasan yang kuat dan
strategi yang tepat untuk belajar”.
6. Soichiro Honda “Semasa hidupnya, pengagum Napoleon Bonaparte itu mengatakan, ‘Orang melihat
sukses saya hanya satu persen. Tapi mereka tidak melihat 99 persen kegagalan
saya,’ katanya. Ia berpetuah, ‘Ketika mengalami kegagalan, segeralah mulai
kembali bermimpi. Dan mimpikanlah mimpi baru!’”.
BAB III PENUTUP
Kesimpulan dan Saran
Untuk
meraih kesuksesan pertama kita harus mengetahui terlebih dahulu definisinya, seperti
yang diungkapkan oleh ibnu sini “Tanpa definisi, kita tidak akan pernah bisa sampai pada konsep.”. Setelah itu kita harus
mengenali penyebab kegagalan dan mengetahui kunci menuju sukses. Dengan ketiga
hal tersebut kita akan memiliki bekal yang cukup kuat untuk meraih kesuksesan.
Ingat, kegagalan adalah suatu proses, maka janganlah merasa takut atau patah
semangat karena kegagalan yang menimpa. Setiap orang berhak sukses, setiap
orang memiliki derajat yang sama untuk meraih kesuksesan. Maka bukalah gembok
kesuksesanmu.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar