Blacy Smiley - Yikes My Digital Blog: Resiko Seorang Pemimpin "fiksi mini"

Jumat, 02 Agustus 2013

Resiko Seorang Pemimpin "fiksi mini"


Resiko Seorang Pemimpin
Oleh: Taufik Akbar

“Hey sin, kenapa mukamu?”
“Jenuh fik, aku udah berusaha bangun organisasi ini. Tapi tetep ada aja yang ga beres”
“Mungkin masih kurang persiapan dan kurang teliti”
“Sudah teliti semua, tapi bagian keamanan ga bener kerjanya”
“Kenapa ga ikut turun kelapangan aja, bantu di bagian keamanan?”
“Cape kali fik, aku ketua pelaksana bukan pembantu yang harus ngerjain semuanya”
Begitulah percakapan antara Taufik dan Sinta di kantin sekolahnya. Memang jenuh rasanya, memang muak dihati. Tapi apakan dengan segala keluhan itu akan menyelesaikan suatu masalah? Tentu tidak. Lihatlah para pemimpin masa kini, yang kebanyakan tidak ingin ikut campur dalam urusan dilapangan. Apakah rakyat akan merasa puas dengan kekurangan-kekurangan yang terjadi? Tentu tidak. Jika rakyat tidak puas, siapa yang menjadi sorotan? Siapa yang disalahkan? Pemimpinlah jawabannya. Maka jika kita menjadi seorang pemimpin janganlah seperti tong kosong yang nyaring bunyinya, marilah terjun menuju seluk beluk masalah yang terjadi dilapangan. Jika masih mengeluh karena capek atau sebagainya, bukankah itu memang resiko menjadi seorang pemimpin?.
Nyatanya memang jenuh, memang muak. Tapi akan menghasiklan kebanggaan tersendiri kelak ketika kita telah melewatinya.

Taufik Akbar. FB: Taufik Akbar (http://www.facebook.com/takbarable), twitter: @takbarable, Email: t_takbar@rocketmail.com. Remaja yang bercita-cita menjadi seorang Motivator, Intel, Presiden, dan Pengusaha Sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar